by

Siapkan Pekerja Migran Jadi Duta Parekraf Indonesia

JAKARTA_Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dan Kepala BP2MI Benny Ramdhani bekerjasama  mewujudkan program Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai Duta Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia.

Dalam siaran pers Kemenparekraf menerangkan kedua pihak sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman. Tujuannya untuk Pengembangan Potensi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pekerja Migran Indonesia dan Keluarganya.

“Kita akan perkuat MoU kita ke depan dengan perjanjian kerja sama. Tidak hanya menjadikan para PMI sebagai duta pariwisata, tapi juga duta ekonomi kreatif Indonesia,” Sandiaga.

Kemenparekraf bersama BP2MI akan memberikan pelatihan dasar pariwisata kepada calon pekerja migran Indonesia yang akan berangkat ke luar negeri. Nantinya diharapkan dapat menjadi endorser atau duta yang akan mempromosikan kekuatan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

“Kita akan pilih satu provinsi untuk jadi pilot project dalam pelatihan para calon PMI,”ujarnya.

Terkait PMI Purna yang telah pulang bekerja dari luar negeri, Kemenparekraf  akan memberikan pendampingan dan pelatihan memproduksi produk ekonomi kreatif. Penguatan kapasitas PMI Purna menjadi salah satu program unggulan yang dijalankan BP2MI agar mereka memiliki keterampilan. Supaya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Bisa berkarya di daerahnya sendiri serta tidak kembali bekerja keluar negeri.

Dalam kunjungannya ke kantor BP2MI (3/3), Menparekraf Sandiaga Uno sempat melihat berbagai produk ekonomi kreatif yang dihasilkan para PMI Purna. Mulai dari kerajinan batik, kopi, kriya seperti hiasan dinding dan lainnya.

“Dari kesepakatan kita untuk menjadikan para pekerja migran Indonesia menjadi duta pariwisata, tapi juga sekarang menjadi duta ekonomi kreatif. Karena kalau kita lihat produk yang dihasilkan oleh PMI Purna sudah sangat layak untuk dipasarkan menjadi komoditas ekspor,”jelas Sandi.

Sementara itu Kepala BP2MI Benny Ramdhani menyambut baik penguatan kolaborasi antara pihaknya dengan Kemenparekraf guna mewujudkan para PMI sebagai duta pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

“Kita punya potensi 3,7 juta pekerja migran Indonesia yang bisa menjadi duta pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia,” kata Benny.

Kolaborasi dengan Kemenparekraf dikatakan Benny akan menjadi daya dorong agar PMI benar-benar berdaya dan sejahtera.

“Kita ingin mengakhiri persepsi publik yang negatif bahkan destruktif seolah-olah PMI pekerja rendahan atau sumber masalah. Padahal sebenarnya mereka adalah penyumbang devisa terbesar kedua dalam bentuk remitansi setelah sektor migas. Mereka adalah pahlawan devisa, sehingga apapun yang diendorse oleh negara, berkolaborasi dengan kementerian/lembaga mudah-mudahan menjadi daya dorong agar PMI benar-benar berdaya dan sejahtera,” kata Benny.(yer)